drg. Bimo Rintoko., Sp.Pros.

Berpacu menjadi yang terbaik

REMOVEABLE PARTIAL PROSTHODONTICS : TERMINOLOGI

21 November 2011 - dalam Umum Oleh bimorintoko-fkg08

Disusun oleh :

drg. Bimo Rintoko., Sp.Pros

 

PENDAHULUAN

Protesis adalah pengganti kehilangan sebagian dari tubuh manusia dengan suatu bagian atau bahan tiruan, misalnya seperti mata, kaki, atau gigi. Dalam perkembangannya Prostetik adalah suatu seni dan ilmu yang berhubungan dengan mengganti bagian yang hilang dari tubuh manusia.1  

Ketika diaplikasikan ke dalam bidang kedokteran gigi, pengertian Prostetik berubah menjadi Prostodontik dan menyumbangkan suatu bidang baru dalam seni dan ilmu kedokteran gigi yang terfokus pada penggantian gigi dan struktur oral yang hilang. Prostodotik dapat didefinisikan sebagai sutu bidang kedokteran gigi yang berhubungan dengan restorasi dan pemeliharaan fungsi oral, kenyamanan, estetik, dan menjaga kesehatan gigi dan mulut pasien dengan melakukan restorasi dan penggantian gigi yang hilang serta mengganti kelainan oral dan maksilofasial dengan suatu protesis tiruan.1 

Penggantian partial edentulous dapat dilakukan dengan  protesa  fixed, atau dengan  protesa removeable. Fixed partial denture adalah protesa yang tidak dapat dilepas pasang oleh pasien.1 Sedangkan removeable partial denture adalah protesa yang dapat dilepas pasang oleh pasien.1 

Dukungan sebuah removeable partial denture dapat seluruhnya tooth supported atau  tooth and tissues of the residual ridge supported. Basis suatu protesa removeable partial denture memperoleh dukungan dari beberapa gigi yang tersisa dan end of edentulous area.1 Removeable partial denture dengan tooth-tissue supported mempunyai basis protesa yang meluas ke bagian anterior dan posterior, daerah basis protesa secara terminologi tidak tooth supported.1 Apabila suatu basis protesa yang perluasannya ke daerah posterior pada removeable partial denture dapat disebut dengan distal extension partial denture.1

Pembagian hal-hal tersebut hanya untuk mempermudah dalam pembagiannya, karena ketika akan memulai mempelajari study of removeable partial prosthodontics, mahasiswa/praktisi dapat mempunyai dasar pemikiran mengenai pembuatan suatu restorasi. Di samping itu, mahasiswa/praktisi dapat langsung memahami dasar pemikiran untuk promosi oral health dan pemeliharaan struktur oral untuk pasien, dimana suatu perspekstif pembelajaran akan terbangun dengan baik.1

Hasil dari perawatan prostodontik pada pasien partially edentulous dengan protesa removeable adalah (1) perluasan penyakit oral dapat dieliminasi; (2) pemeliharaan kesehatan yang  berhubungannya dengan gigi serta kesehatan struktur oral dan paraoral, hal ini akan meningkatkan pengembangan jenis desain removeable partial denture; dan (3) restorasi dapat berfungsi secara nyaman, estetik baik dan tidak mengganggu cara berbicara pasien.1

Keberhasilan suatu perawatan pada pasien partially edentulous di dalam study of removeable partial prosthodontics, dapat dilihat dalam hal-hal di bawah ini :1

  1. Mampu menjalin hubungan yang baik dengan pasien untuk meningkatkan kepercayaan.
  2. Mampu menjelaskan dengan baik diagnosa dan rencana terapi yang akan dilakukan.
  3. Mampu mengidentifikasi suatu permasalahan dan sebab-sebabnya.
  4. Mampu meyakinkan pasien untuk selalu memperhatikan hubungan antara kesehatan gigi dan kesehatan umum secara keseluruhan.
  5. Mampu mejelaskan rencana perawatan dan alternatifnya, termasuk lamanya perawatan.
  6. Mampu meyakinkan pasien bahwa keberhasilan perawatan tergantung dari home care dan kunjungan ke dokter gigi secara periodik.
  7. Hindari kepercayaan diri yang berlebihan.
  8. Mampu menjelaskan bahwa suatu perawatan tidak dapat berhasil dengan sempurna, ada hal-hal yang tidak dapat dilakukan perawatan.
  9. Mampu menjelaskan estimasi biaya yang harus dikeluarkan, sehingga pasien memahami estimasi biaya perawatan dan biaya alterntif perawatan yang lain.
  10. Bangga terhadap profesi dokter gigi dan mempunyai approach yang baik terhadap pasien.

 

TERMINOLOGI

Untuk dapat memahami secara baik terminologi prostodontik mahasiswa/praktisi harus mempunyai minat yang besar terhadap study of removeable partial prosthodontics, dimana dalam studi ini terdapat kata-kata baku yang sulit untuk dirubah.1

Telah terjadi perkembangan dalam terminologi prostodontik dalam beberapa tahun terakhir. Untuk dasar di dalam diskusi dan komunikasi tertulis dapat dibaca buku Glossary of Prosthodontics dan Boucher’s Clinical Dental Terminology.1

Untuk menghindari konflik dan kesalahpahaman penggunaan istilah prostodontik dibutuhkan suatu definisi dan klarifikasi yang jelas. Diharapkan dengan definisi yang jelas akan dapat dipahami dengan baik.1

Appliance adalah suatu alat (seperti splint, orthodontics appliances dan space mainteners) yang dipakai oleh pasien untuk suatu perawatan. Denture, obturator, fixed partial denture atau crown biasa disebut prosthesis. Prosthesis, restoration dan denture adalah sinonim.1         

Stability adalah kualitas protesa pada saat digunakan, harus stabil, konstan dan tahan terhadap displacement yang disebabkan oleh functional stresses, horizontal stresses, rotational stresses.  Suatu protesa dapat dikatakan stabil apabila didapatkan resistensi yang baik pada basis protesa terhadap pergerakan di atas denture supporting area.1

Retention adalah kualitas yang terdapat pada denture yang tahan terhadap vertical forces ( seperti kekuatan gravitasi atau kekuatan yang berhubungan membuka mulut).1

Interim atau provisional deture adalah suatu protesa gigi yang digunakan sementara karena untuk alasan estetik, pengunyahan, occlusal support, kenyamanan, atau untuk mengganti sementara gigi yang hilang sebelum dibuatkan suatu protesa gigi yang final.1

Complete denture adalah protesa gigi yang menggantikan kehilangan seluruh gigi asli dan struktur di sekitarnya pada maksila dan mandibula. Protesa ini seluruhnya supported by tissue (membran mukosa, jaringan ikat dan underlying bone).1

Abutment adalah gigi, sebagian dari gigi atau implant yang digunakan sebagai support untuk menyangga sebuah protesa.1

Height of contour/kontur tertinggi yaitu keliling terbesar dari gigi yang dapat dilakukan dengan menggunakan dental surveyor.1

Undercut, kata yang jika berhubungan dengan gigi abutment, posisi pada gigi berada diantara kontur terbesar gigi dan gingival; jika berhubungan dengan struktur oral, undercut berarti persilangan kontur dari residual ridge atau dental arch yang berfungsi untuk penempatan denture.1

Sudut cervical convergence adalah sudut yang dilihat secara vertical dari permukaan axial dari gigi abutment. Sudut ini digunakan untuk penempatan terensi clasp.1 

Guading planes adalah arah pasang untuk memasang dan melepas protesa dengan satu atau lebih gigi abutment yang saling sejajar. Permukaan arah pasang atau guiding planes harus sejajar untuk memudahkan pemasangan protesa.1

Retainer adalah beberapa tipe clasp, attachment, device dan lain-lain, yang digunakan untuk fiksasi, stabilisasi, atau retensi dari suatu protesa. Retainer dapat dibagi antara intracoronal dan extracoronal yang digunakan pada restorasi removeable atau restorasi fixed. Pengertian internal attachment biasa digunakan pada precision attachment, frictional attachment, dan pengertian lain yang berhubungan dengan device atau alat mekanik pada perlekatan friksional antara bagian dinding male dan female (key dan keyway). Precision attachment dapat menggunakan berbagai macam tipe retainer tetapi untuk desain lebih rumit dan pembuatannya juga lebih sulit.1

Clasp (direct retainer) biasanya digunakan untuk berbagai istilah seperti retainer atau arm. Clasp dapat digabungkan dengan istilah lainnya yang akan menjadi retentive clasp arm dan reciprocal atau stabilizing clasp arm serta beberapa istilah minor connector dan rest. Bar clasp arm merupakan istilah yang berhubungan dengan retainer dengan tipe extracoronal retainer clasp arm yang biasanya digunakan untuk protesa kerangka logam. Istilah circumferential clasp arm biasanya digunakan untuk desain clasp arm di atas kontur tertinggi, yaitu suatu daerah tonjolan gigi dan merupakan undercut untu daerah oklusal. Semua tipe clasp arm tersebut  digunakan sebagai retensi undercut di sekitar gingiva dan kontur tertinggi, dan semua bentuk retensi tersebut digunakan untuk berbagai variasi bentuk dari protesa kerangka logam sedangkan frictional resistance/perlekatan friksional digunakan untuk kontak clasp arm ke gigi.1

Major connector adalah bagian dari removeable partial denture yang menghubungkan sisi bagian satu ke bagian lainnya dalam satu rahang.1  

Continuous bar retainer adalah komponen major connector pada kerangka logam partial denture dan ditempatkan pada daerah ligual atau permukaan facial dari beberapa gigi. Jenis ini biasanya banyak digunakan pada sepertiga lingual dari gigi anterior mandibula. Apabila dilekatkan ke lingual bar major connector, maka major connector ini biasa disebut linguoplate.1    

 Major connector yang dilekatkan pada daerah palatal disebut palatal major connector, atau jika lebarnya kurang dari 8 mm disebut palatal bar. Palatal major connector dapat dijelaskan sebagai daerah anteroposterior dari permukaan palatal; sebagai contoh adalah sebagai anterior palatal major connector atau posterior palatal bar. Perbedaan antara palatal bar dan palatal strap adalah sesuatu yang subjektif. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa palatal strap secara proporsional lebih tipis dan luas daripada palatal bar. Komponen palatal major connector yang lebarnya biasanya kurang dari 8 mm biasanya disebut bar. Model anatomi yang didapatkan dari keadaan mulut pasien digunakan untuk mendesain kerangka logam palatal major connector. Hal ini untuk dapat menjelaskan terminologi secara masuk akal.1

Indirect retainer merupakan bagian dari removeable partial denture untuk mencegah displacement basis distal extension denture yang disebabkan oleh kekuatan ungkit dari sisi berlawanan dari garis fulcrum.1

Istilah rest digunakan untuk berbagai desain partial denture yang diletakkan pada gigi abutment, untuk menentukan rest seat, hal ini untuk mengurangi pergerakan protesa ke arah gingival dan meneruskan kekuatan fungsional ke gigi. Apabila rest yang ditempatkan pada permukaan oklusal, desain ini disebut occlusal rest. Jika diletakkan pada permukaan lingual gigi anterior disebut lingual rest. Rest yang ditempatkan pada incisal edge disebut incisal rest.1

Denture base/basis gigi tiruan merupakan bagian dari desain protesa (metal atau material resin) yang diletakkan pada jaringan lunak dan gigi (attached). Istilah saddle secara terminologi digunakan untuk mendesain basis dari removeable partial denture.1

 Tulang residual yang diliputi oleh jaringan lunak pada daerah di bawah protesa dapat disebut residual ridge atau edentulous ridge. Karakter jaringan lunak yang melapisi dapat bervariasi, jaringan lunak ini meliputi membran mukosa dan lapisan jaringan ikat fibrosa. Jaringan oral dan struktur residual ridge yang mendukung basis protesa disebut basal seat atau denture foundation area.1

Menambah permukaan basis protesa dengan material yang baru agar cekat terhadap jaringan lunak di bawahnya disebut relining. Rebasing adalah proses mengganti seluruh basis protesa dengan material baru tanpa merubah relasi oklusal gigi.1

 Untuk menjelaskan tentang  impression dan hasil cetakan jaringan pendukung edentulous ridge akan digunakan istilah functional impression dan functional ridge form, karena tidak adanya penjelasan secara terminologi. Istilah tersebut dapat diterima dalam arti support edentulous ridge terhadap basis protesa. Istilah ini dapat diterima untuk menginterpretasikan molded impression tray (sendok cetak perseorangan dengan border molding) atau material impression atau keduanya, untuk mendapatkan hasil yang akurat tentang keadaan oral dan mengetahui jaringan pendukung basis protesa yang akan dibuat terhadap tekanan fungsional. Dalam keadaas statis untuk mencetak edentulous ridge biasanya digunakan soft impression material seperti hydrocolloid atau metallic oxide impression paste, untuk menghasilkan anatomic ridge form dan dapat dilakukan setelah individual tray telah dibuat.  Istilah ini adalah permukaan edentulous ridge pada saat istirahat atau pada saat tidak berfungsi.1

Di dalam bidang prostodontik ada perdebatan dalam pengertian centric jaw relation dan centric occlusion. Perdebatan tersebut dapat diselesaikan dengan mengambil satu definisi untuk centric relation dan satu definisi untuk centric occlusion lalu dengan posisi tersebut dihubungkan dengan lokasi horizontal mandibula atau yang berhubungan dengan gigi antagonisnya. Untuk memahami definisi tersebut dapat dilihat di bawah ini :

Centric occlusion. Keadaan oklusi dengan gigi antagonis ketika mandibula dalam keadaan centric relation. Hal ini dapat berkaitan dengan maximum intercuspation position.1

Maximum intercuspation. Intercuspation lengkap pada saat bertemu dengan gigi antagonis pada posisi condylar. [sinonim : oklusi, oklusi adaptif, oklusi habitual, oklusi interkuspal, dan oklusi interdigitasi.]1

Centric relation. Hubungan maksilo-mandibula dimana kondilus berartikulasi dengan bagian avaskular tipis pada masing-masing diskus, dengan posisi kompleks pada anterior-posterior terhadap kemiringan artikulasi. Pada kontak gigi-gigi, posisi ini adalah independen dan hal ini secara klinis dapat dilihat ketika mandibula pada posisi anterior dan posterior serta hanya berputar pada sudut garis horizontal. Centric relation ini merupakan relasi paling posterior mandibula terhadap maksila dilihat dari dimensi vertikal oklusi.1

Maxillomandibular relationship. Salah satu dari beberapa relasi mandibula terhadap maksila.

Maxillomandibular relationship record. Merupakan rekam posisi mandibula terhadap maksila. Rekam ini dapat berupa relasi vertikal, relasi horizontal, atau relasi orientasi.1  

 

Daftar pustaka

  1. McGivney, Glen P., Dwight J. Castleberry. McCracken’s removeable partial prosthodontics.-9th ed. Mosby 1995. Hal 1-7
  2. Rosentiel, Stephen F., Land, Martin F., Fujimoto, Junhei. Contemporary Fixed Prosthodontics. Third Edition. Mosby, Inc. 2001. Hal 63, 74.
  3. Ancowitz, Stephen. Esthetic removable partial dentures. DART, Two hours of CDE credit. April, 19, 2004. Hal 455.

 

 

 



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :